Tampilkan postingan dengan label Lukman Sardi. Tampilkan semua postingan

The Photograph


Pemain : Kay Tong Lim, Shanty, Indy Barends, Lukman Sardi
Sinopsis : Dikisahkan, Sita (Shanty), perempuan Jawa yang berprofesi sebagai penyanyi di sebuah karaoke bar, harus pindah dari rumah saudaranya, Rosi (Indy Barends), ke sebuah kamar di loteng sempit. Kamar itu terletak di sebuah rumah yang berfungsi juga sebagai studio foto milik Johan Tanujaya (Lim Kay Tong), seorang juru foto keliling keturunan Tionghoa. Demi ingin membayar hutangnya kepada Suroso (Lukman Sardi), germo yang membawanya ke kota, Sita juga, harus kerja sambilan sebagai pekerja seks komersil.

Ia juga ingin mengumpulkan cukup uang untuk dapat bertemu dan membawa anaknya, Yani, yang harus ditinggalkan bersama neneknya yang sakit-sakitan. Suatu hari, ia diperkosa dan dipukuli oleh sekumpulan pelanggan yang mabuk. Melihat hal itu, Johan pun menyelamatkan Sita. Sita lalu memutuskan untuk tidak akan kembali bekerja di bar dan memohon untuk menjadi pembantu Johan karena ia tidak sanggup membayar sewa kamar. Sita mengetahui bahwa Johan hanya akan hidup beberapa bulan lagi. Ia pun membantu Johan memenuhi tiga keinginan terakhirnya, yang diwakili oleh keberadaan tiga potret.

Salah satu keinginannya yang terpenting adalah pencariannya untuk mendapatkan juru foto pengganti dirinya. Suatu saat Johan murka lantaran Sita secara tak sengaja, menemukan masa lalunya yang suram dan mengusirnya. Minggu-minggu pun berlalu hingga suatu malam, Johan yang telah sakit-sakitan meminta Sita untuk memotret dirinya. Ketika Sita akan memotret, Johan pun menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Sita lalu memutuskan untuk tetap memotret dengan menggunakan pengatur waktu otomatis dan di foto terpampang dirinya sedang tersenyum dengan Johan yang duduk di depannya, seakan-akan ia masih hidup.

Leave a comment

Quickie Express

Pemain : Tora Sudiro, Amink, Lukman Sardi, Tino Saroengallo, Sandra Dewi

Sinopsis : Jojo (Tora Sudiro), seorang anak muda yang selalu bergonta-ganti pekerjaan di Jakarta. Ia sadar bahwa dirinya bodoh dan tak berarti. Namun Jojo tidak pernah lelah berusaha untuk memulai dari nol, sampai akhirnya ia terpuruk menajdi pegawai di tempat tambal ban. Disinilah Jojo bertemu dengan seorang lelaki tua kaya raya yang menawarkan pekerjaan di perusahaan "layanan escort" miliknya. Untuk menghindari serangan protes dari kelompok religius di Jakarta, lelaki ini menjalankan bisnisnya dengan kedok pizza delivery service bernama Quickei Express. Jojo bergabung bersama dua orang teman yang juga "anak baru" di Quickie Express, yaitu Marley (Amink) dan Piktor (Lukman Sardi). Dengan tampang dan keunikan mereka, tak lama kemudian mereka langsung menduduki posisi tinggi di perusahaan "escort" ini. Hidup mereka jauh lebih baik dan ternyata mereka menikmati pekerjaan mudah dan berkelas ini yang juga menghasilkan cukup banyak uang. Namun, kebehagiaan mereka justru terusik saat Jojo bertemu dengan seorang gadis mahasiswi kedokteran dan jatuh cinta padanya, dan menemukan hubungan antara sang gadis dengan salah satu tante pelanggan dan mafia Jan Pieter Gunarto Quickie Express adalah sebuah film dark comedy yang penuh sindiran, bagaikan menggigit sepotong pizza yang terlihat lezat, tetapi ternyata alot bagaikan ban karet

Leave a comment

Pencarian Terakhir

Pemain :Lukman Sardi, Rischa Novisha, Yama Carlos, Alex Abbad

Sinopsis : 
Sita mendapat kabar penting dari pos Jagawana Gunung Sarangan, gunung yang terkenal dengan 'daerah angkernya'. Pos itu berisi berita bahwa sudah dua hari ini, adiknya Gancar dan beberapa teman grup pendaki belum lapor ke pos satu. Dikhawatirkan mereka hilang di tengah jalur pendakian. Kejadian ini membuat Sita shock, dan saat itu juga Sita bersama Oji bergegas berangkat mencari Gancar dan kawan-kawan. Tanpa sepengetahuan Sita dan Oji, Bagus mendatangi Tito, sahabat lama yang mengasingkan diri karena trauma dengan masa lalu yang menghancurkan persahabatan mereka. Dahulu Norman dan Tito pernah hilang di Gunung Sarangan. Saat itu hanya Tito yang selamat, Norman dinyatakan hilang secara misterius di salah satu lokasi angker Gunung Sarangan. Semenjak peristiwa itu, Tito selalu dihantui rasa bersalah. Ia memutuskan untuk menjauh dari kegiatan pecinta alam. Bagus memaksa Tito ikut naik gunung dan membantu menjadi relawan SAR untuk mencari Gancar. Tito akhirnya mau membantu, berpikir bahwa ini adalah saat yang tepat untuk menebus kesalahannya dahulu. Setelah berhari-hari menjalani pencarian, ternyata kejadian ini membuahkan titik terang jawaban bagi Tito akan teka teki hilangnya Norman. Apakah mereka berhasil menemukan Gancar dan kawan-kawan? Sita mendapat kabar penting dari pos Jagawana Gunung Sarangan, gunung yang terkenal dengan 'daerah angkernya'. Pos itu berisi berita bahwa sudah dua hari ini, adiknya Gancar dan beberapa teman grup pendaki belum lapor ke pos satu. Dikhawatirkan mereka hilang di tengah jalur pendakian. Kejadian ini membuat Sita shock, dan saat itu juga Sita bersama Oji bergegas berangkat mencari Gancar dan kawan-kawan.Tanpa sepengetahuan Sita dan Oji, Bagus mendatangi Tito, sahabat lama yang mengasingkan diri karena trauma dengan masa lalu yang menghancurkan persahabatan mereka. Dahulu Norman dan Tito pernah hilang di Gunung Sarangan. Saat itu hanya Tito yang selamat, Norman dinyatakan hilang secara misterius di salah satu lokasi angker Gunung Sarangan. Semenjak peristiwa itu, Tito selalu dihantui rasa bersalah. Ia memutuskan untuk menjauh dari kegiatan pecinta alam. Bagus memaksa Tito ikut naik gunung dan membantu menjadi relawan SAR untuk mencari Gancar. Tito akhirnya mau membantu, berpikir bahwa ini adalah saat yang tepat untuk menebus kesalahannya dahulu. Setelah berhari-hari menjalani pencarian, ternyata kejadian ini membuahkan titik terang jawaban bagi Tito akan teka teki hilangnya Norman. Apakah mereka berhasil menemukan Gancar dan kawan-kawan?

Leave a comment